DPD KNPI Kendal Gelar Sosialisasi Pilgub Jateng 2018

DPD KNPI Kendal Gelar Sosialisasi Pilgub Jateng 2018

164
0
BERBAGI

Kendal – DPD KNPI Kabupaten Kendal bekerja sama dengan KPU menggelar sosialisasi pilgub 2018 yang bertempatkan di Aula Kecamatan Kota Kendal, Sabtu (28/5) lalu.
Sebanyak 100 peserta sosialisasi ini disuguhkan pemateri dari KPU Kabupaten Kendal yaitu Rokhimudin,
Ariffianto dari KNPI Kabupaten Kendal, dan Shonia Syvafiftyan Rosaline Sinok Kendal.
Dalam paparannya Rokhimudin menjelaskan bahwa pemilih pemula di Kabupaten Kendal yang berjumlah sekitar 75.000 pada pilgub jateng, ini diharapkan menjadi pemilih cerdas yang mampu menaikkan angka partisipasi pemilih.
“Diharapkan pasca sosialisasi yang dilaksanakan oleh KNPI ini para peserta yang merupakan pemilih pemula sebagai pemilih cerdas bisa ikut membantu KPU untuk melakukan sosialisasi berbasis keluarga sehingga bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pilgub jateng 2018”, jelas Rokhimudin.
Lain hal dengan Shonia Syvafiftyan Rosaline yang merupakan Puteri Maritim Indonesia Lingkungan tahun 2017 ini berpendapat bahwa peran dari pemilih pemula tidak dapat dipandang sebelah mata. Karena jumlah pemilih pemula yang relatif banyak tentu sangat berpengaruh keikutsertaannya di pemilu, Dalam hal ini pilgub.
“Untuk itu diperlukan kesadaran dari para pemilih pemula untuk senantiasa mengambil haknya dalam memilih. Meskipun banyak godaan untuk golput, sebagai pemuda yang menginginkan demokrasi yang berkualitas sepantasnya untuk tidak menghiraukan godaan dan malahan mengajak orang lain dalam partisipasi pemilu”, ajak perempuan yang kerap disapa Ocha ini kepada para peserta sosialisasi.
Dalam sosialisasi ini, hadir pula Ariffianto dari DPD KNPI Kabupaten Kendal. Arif mengungkapkan generasi muda mempunyai peran yang sangat besar dalam perjalanan bangsa yang dapat dilihat dari sejarah masa lalu yang selalu menempatkan anak-anak muda di garda depan mulai dari sumpah pemuda 1928, proklamasi 1945, dan masih banyak lagi.
“Untuk itu generasi muda khususnya pelajar dan mahasiswa sebagai pewaris masa depan bangsa harus memainkan peran yang strategis dalqm berbagai bidqng kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk dibidang politik dengan cara berpartisipasi aktif dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 untuk menyalurkan hak pilih dalam proses berdemokrasi”, terang Arif.
Lebih lanjut, Arif mengungkapkan dengan jumlah yang cukup besar sekitar 30% dari jumlah pemilih, generasi muda khususnya pemilih milenial menjadi sasaran yang diperhatikan oleh partai politik pilkada, pileg, dan pilpres. Sehingga, generasi Milineal ini harus memahami visi dan misi dan program yang ditawarkan oleh para calon.
Untuk itu generasi milineal ini jangan apatis terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di bidang politik. (red-Lk20/sh)

Facebook Comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY