Gandeng DPD KNPI Kendal, KKN UPGRIS Gelar Workshop Digital Entrepreneurship

Gandeng DPD KNPI Kendal, KKN UPGRIS Gelar Workshop Digital Entrepreneurship

235
0
BERBAGI
Narasumber Workshop Digital Entrepreneurship, Olin Biojati sedang memberikan Materi (red-lk/prss)

Kendal – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang gelar workshop digital enterpreneurship untuk mendukung salah satu dari 4 bidang program kerja yaitu bidang kewirausahan. Workshop yang digelar di Pendopo Kecamatan kaliwungu Sabtu (17/2) lalu ini mengusung tema pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital menuju desa mandiri.
50 Pelaku UMKM di Kecamatan Kaliwungu yang menjadi peserta Workshop Digital Entrepreneurship ini mendapatkan pembekalan dari Ketua DPD KNPI Kabupaten Kendal Nanang Husni Faruk dan Olin Biojati di Bidang Kewirausahaan.
Nanang Menuturkan bahwa pelaku UMKM hendaknya bisa lebih memanfaatkan teknologi yang ada saat ini untuk memasarkan produk yaitu dengan internet marketing.
“Apa yang harus dilakukan untuk go online?” , tanya Nanang saat dihadapam peserta Worshop.
“Pertama dari segi Product, dengan mendigitalkan atau dibuat unit satuan online agar bisa order secara online. Kedua Promotion, membidik pasar netizen melalui social media, website, social chat, marketplace maupun aplikasi mobile lainnya. Ketiga, Pricing, dengan mencari solusi biaya murah agar bisa dikonsumsi lebih luas. Keempat, Place, sebisa mungkin produk bisa dikirim online” , terang Nanang.
Olin Biodjati juga menambahkan bahwa dengan berjualan di internet kita bisa terhubung dengan jutaan orang, dan meraka sebagai pasar kita. Terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet lebih dari 110 juta orang
“Sektor ini sekarang mulai banyak digemari oleh para pelaku usaha, begitu juga dengan masyarakat sebagai konsumen saat ini mulai terbiasa belanja secara online. Menjalankan bisnis online atau jualan online memiliki keuntungan dan peluang yang besar. Banyak kemudahan dapat diperoleh dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di internet. Beberapa alasan mengapa bisnis online dapat meningkatkan keuntungan usaha”, ajak Olin.
Olin juga menambahkan bahwa dalam berjualan Online tidak perlu memiliki toko sebagai tempat jualan langsung maupun memerlukan modal yang besar untuk stok barang dan biaya promosi sebagaimana membuka toko. Pelaku usaha juga tidak harus memiliki banyak karyawan bahkan bisa dikerjakan sendiri. Selain itu, promosi yang murah dan dapat dilakukan kapan saja selama 24 jam, khususnya menggunakan medsos. Promosi online dapat lakukan dengan program berbayar seperti endorsement atau paid promote. Bisa juga dengan gratis atau organik.
“Bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Jualan online terbuka selama 24 jam. Internet akan bekerja selama 24 jam dan Anda dapat melakukan bisnis online dimana saja asalkan Anda memiliki koneksi internet” ,imbuh Olin.
Dengan adanya Workshop Digital Entrepreneurship ini, Ketua Panitia Imam Widiyatno berharap agar peserta umkm di kecamatan kaliwungu dapat mengimplementasikan pada usahanya.

Foto Bersama pada Workshop Digital Entrepreneurship (red-lk/prss)

“Setelah diimplementasikan, Hasil UMKM mereka akan di pamerkan pada acara Expo KKN Upgris di kaliwungu tanggal 4 maret 2018” , jelas Imam. (red-lk20/prss)

Facebook Comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY