Aliansi Nusantara: Kami Siap Perang Terhadap Korupsi

Aliansi Nusantara: Kami Siap Perang Terhadap Korupsi

1119
0
BERBAGI
Peserta-diskusi-Aliansi-Nusantara-foto-bersama-Guntur-tengah-Perwakilan-KPK-RI, Sabtu (16/12/17).

JAKARTA – Diskusi Pemberantasan Korupsi yang berlangsung di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen RI Senayan menghasilkan komitmen Anti Korupsi dari seluruh Kader Nusantara. Kader Nusantara merupakan istilah yang digunakan bagi anggota maupun pengurus Aliansi Nusantara. Aliansi Nusantara merupakan organisasi masyarakat yang dibentuk dengan semangat kedaerahan, dengan semboyan “Daerah Sejahtera, Indonesia Jaya”.

Diskusi yang berlangsung pada Sabtu, (16/12/17) diikuti oleh utusan dari berbagai daerah di Indonesia yang bergabung dalam Aliansi Nusantara. Guntur Kusmeiyano, Fungsional Korsup Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang hadir sebagai Narasumber pada diskusi tersebut, memberikan penjelasan mengenai penyebab timbulnya korupsi.

“Korupsi merupakan kejahatan luar biasa, penyebab munculnya korupsi dapat dikategorikan menjadi tiga. Pertama, korupsi karena terpaksa disebabkan budaya dan kondisi mengharuskan korupsi. Kedua, korupsi karena ketamakan, kerakusan. Ketiga, korupsi yang timbul akibat sistem buruk yang dilanggengkan. Untuk itu, sebagai warga Negara yang bijak, kita semestinya mencegah upaya korupsi mulai dari diri sendiri,” ungkapnya.

KPK berusaha melalui berbagai cara agar upaya korupsi dalam dicegah dan dibumihanguskan. Hingga saat ini, ada sekitar 247 Trilyun uang Negara yang berhasil diselamatkan. “Bayangkan jika uang tersebut tidak dikorupsi, mungkin dapat digunakan untuk program bagi rakyat agar lebih bermanfaat,” imbuh Guntur.

Dalam diskusi, dijelaskan mengenai kaitan antara penguasa dan tindak korupsi. Korupsi yang terjadi melalui sistem, dan melibatkan unsur penguasa selalu sulit untuk diberantas. Hal itu disampaikan salah seorang peserta. “Bagaimana caranya kita memberantas korupsi jika penguasa yang melakukannya, apakah orang biasa bisa melaporkannya? Lalu, jika ada intimidasi dari pelaku, bagaimana nantinya?” tanya Leman dari Jakarta.

Guntur mengatakan bahwa upaya pelaporan dan pemberantasan korupsi bisa dilakukan oleh siapapun. Guntur juga memastikan bahwa upaya pencegahan dan pelaporan tindak korupsi akan mendapat jaminan hukum. “Kami siap menjamin pelaporan dari siapapun, asalkan dengan niat baik untuk memberantas tindak korupsi. Jaminan hukum akan diberikan kepada pelapor, hal itu sudah ada aturan yang berlaku. Jadi, semua bisa melaporkan,” paparnya.

Budiman, Ketua Umum DPP Aliansi Nusantara (kiri) mendampingi Ranto, Bendahara Umum DPP Aliansi Nusantara (tengah) menyerahkan Pakta Anti Korupsi kepada KPK, diwakili oleh Guntur (kanan).

Di akhir diskusi, Ranto selaku Bendahara Umum DPP Aliansi Nusantara menyerahkan Pernyataan Sikap Anti Korupsi dari kader Aliansi Nusantara kepada KPK yang diwakili oleh Guntur. “Kami segenap pengurus dan kader Aliansi Nusantara menyatakan perang terhadap korupsi, dan kami siap untuk membantu KPK dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi di Indonesia,” ungkap Ranto. (Red-LK20/ms)

Facebook Comments

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY